Senin, 30 Januari 2017

Syarat dan Ciri-ciri Kelompok Sosial (Contoh Makalah)


KELOMPOK SOSIAL

Syarat dan Ciri-ciri Kelompok Sosial (Contoh Makalah)

Syarat-syarat Kelompok Sosial
1.      Adanya kesadaran sebagai bagian dari kelompok yang bersangkutan.
2.      Adanya hubungan timbal balik antara anggota.
3.      Adanya faktor pengikat seperti kesamaan ideologi, kepentingan dan kesamaan nasib.
4.      Memiliki struktur, kaidah dan pola perilaku yang sama.
5.      Bersistem dan berproses.

Ciri-ciri Kelompok Sosial
1.      Merupakan kesatuan yang nyata dan dapat dibedakan dari kelompok atau kesatuan manusia yang lain.
2.      Memiliki struktur sosial yang setiap anggotanya memiliki status dan peran tertentu.
3.      Memiliki norma-norma yang mengatur hubungan diantara para anggotanya.
4.      Memiliki kepentingan bersama.
5.      Adanya interaksi dan komunikasi diantara para anggotanya.





Dalam konteks Indonesia, kelompok primer dan sekunder tercermin dalam paguyuban dan patembayan.
1.      Paguyuban / Gemeinschaft
Gemeinschaft adalah kelompok masyarakat yang memiliki ikatan erat dan intim, pribadi dan eksklusif diantara para anggotanya.
Gemeinschaft dapat dibedakan lagi menjadi:
a.       Gemeinschaft by blood, adalah kelompok sosial yang terjadi karena adanya ikatan darah atau ikatan keturunan diantara para anggotanya. Misalnya, keluarga dan kelompok kekerabatan.
b.      Gemeinschaft of place, adalah kelompok sosial yang terjadi karena kedekatan tempat tinggal antara anggotanya. Misalnya, rukun tetangga dan rukun warga, arisan.
c.       Gemeinschaft of mind, adalah kelompok sosial yang terjadi karena adanya kesamaan pandangan diantara para anggotanya. Misalnya, kelompok aliran seperti ahmadiyah, alqaidah.
Menurut Tonnies, paguyuban memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  • Intim à hubungan menyeluruh yang mesra.
  • Privat à hubungan bersifat pribadi, khusus untuk beberapa orang saja.
  • Eksklusif à hubungan tersebut hanya untuk kelompoknya sendiri dan bukan untuk orang luar.

2.      Patembayan / Gesselschaft
Gesselschaft adalah kehidupan publik yang bersifat sementara dan semu, misalnya organisasi dalam suatu pabrik. Keanggotaan kelompok patembayan didasari oleh perhitungan yang bersifat rasional, misalnya untung rugi, peningkatan karir, prestasi, dan status sosial. Ikatan dalam kelompok relatif longgar, tetapi serba kompetitif atau bersaing, dan sewaktu-waktu bisa berhenti sebagai anggota kelompok. Contoh : hubungan dalam dunia industri dan organisasi politik.