Rabu, 20 Mei 2015

Contoh Makalah Tentang Makkiyyah dan Madaniyyah


MAKKIYYAH DAN MADANIYYAH
Contoh Makalah Tentang Makkiyyah dan Madaniyyah

A.    Pengertian Makkiyyah dan Madaniyyah
Secara etimologi al maki atau al makkiyyah adalah sesuatu (surat atau ayat Al-Qur’an) yang dinisbahkan ke kota Mekah. Sedangkan al madani atau al madaniyyah (surat atau ayat Al-Qur’an) yang dinisbahkan ke kota Madinah.
Sedangkan Makkiyyah dan Madaniyyah secara terminology pada ulama mengartikan ditinjau dari tiga aspek, yaitu :
  1. Dari masa turun
Makkiyyah adalah ayat-ayat yang turun pada masa nabi Muhammad sebelum hijrah ke Madinah. Walaupun surat atau ayat tersebut tidak turun di Makkah. Sedangkan Madaniyyah adalah ayat-ayat yang turun pada masa nabi Muhammad setelah hijrah ke Madinah. Walaupun surat atau ayat tersebut tidak turun di Madinah.
Misal, Surat An Nisa ayat 58 termasuk surat Madaniyyah walaupun turun di Makkah (pada Fath Makkah). Begitu pula surat Al Maidah ayat 3 termasuk madaniyah walaupun turun di Makkah (pada haji wada’).
  1. Dari segi tempat turunnya
Makkiyah adalah ayat-ayat yang turun di Makkah dan sekitarnya seperti Mina, Arafah dan Hudaibiyah. Sedangkan Madaniyyah adalah ayat-ayat yang diturunkan di Madinah dan sekitarnya seperti Uhud, Quba, dan Suria.
  1. Dari segi objek pembicaraannya
Makkiyah adalah ayat-ayat yang menjadi khitab bagi orang Makkah sedangkan Madaniyyah adalah ayat-ayat yang menjadi khitab bagi orang-orang Madinah.

B.     Klasifikasi Ayat dan Surat-surat
Dalam pandangan muslim yang menjadi pijakan dalam mengklasifikasikan ayat dan surat adalah hadis dan pernyataan-pernyataan mufassirin.
Untuk mengetahuinya ada dua metode :
  1. Metode sima’i
Metode ini disebut dengan metode al sima’i al naqli (mengikuti saja apa yang didengar berdasarkan suatu riwayat). Metode  ini digunakan untuk mengetahui apakah suatu ayat atau surat tergolong makkiyyah atau madaniyyah.
Cara sima’i ini didasarkan pada riwayat yang shahih dari para sahabat yang hidup dan menyaksikan turunnya wahyu. Dan pembahasan tentang ini sangat erat kaitannya dengan as bab an nuzul.
Adapun surat yang tergolong Makkiyyah diantaranya adalah :
-          Surat Al ‘alaq
-          Surat Al Qalam
-          Surat Al Mudatsir
-          Surat Al Lahab, dan lain-lain.
  1. Metode al Ijtihadi
Metode al Ijtihadi adalah upaya untuk mengetahi apakah suatu ayat atau surat tergolong ke dalam Makkiyah atau Madaniyyah berdasarkan ijtihad yaitu dengan cara mengetahui cirri-ciri maki dan madani. Kalau terdapat dalam surat sifat atau cirri-ciri madani atau peristiwa maka disebut madani atau sebaliknya. Menurut Manna Al Qattan, setiap surat yang mengandung kisah-kisah nabi dan umat-umat terdahulu maka surat ini tergolong maki. Dan setiap surat yang didalamnya mengandung kewajiban-kewajiban atau ketentuan-ketentuan maka surat tersebut adalah madani.
Contoh surat-surat yang tergolong madani diantaranya: Al Baqarah, Ali Imran, An Nisa’, Al Anfal, At Taubah dan lain-lain.

C.    Ciri-ciri Ayat Makkiyyah dan Madaniyyah
Surat-surat maki dan madani mempunyai cirri-ciri khusus dan cirri-ciri umum.
Cirri-ciri Makkiyyah
  1. Ciri-ciri khusus makkiyyah diantaranya:
a.       Di dalamnya terdapat ayat sajadah.
b.      Ayat-ayat dimulai dengan kata “Kalla”.
c.       Dimulai dengan ungkapan “Ya ayyuhannas”.
d.      Ayat-ayatnya mengandung kisah-kisah nabi dan umat-umat terdahulu.
e.       Ayat-ayatnya dimulai dengan huruf terpotong-potong seperti alif lam mim, alif lam ro.
  1. Sedangkan cirri-ciri umum maki diantaranya :
a.       Menjelaskan ajakan monotheisme yaitu beribadah hanya kepada Allah semata, penetapan risalah kenabian, penetapan hari kebangkitan dan pembalasan.
b.      Menetapkan fondasi-fondasi umum tentang hokum syara’ dan ketentuan-ketentuan akhlak yang harus dimiliki anggota masyarakat atau pun individu.
c.       Ayat dan suratnya pendek.
d.      Banyak mengandung kata-kata sumpah.

Ciri-ciri Madaniyyah
  1. Ciri-ciri khusus madani
a.       Mengandung ketentuan-ketentuan faraid dan had.
b.      Mengandung sindiran-sindiran terhadap kaum munafik.
c.       Mengandung uraian perdebatan dengan ahli kitab.
  1. Ciri-ciri umum madani
a.       Menjelaskan masalah ibadah, muamalah, hudud, bangunan rumah tangga, warisan, keutamaan jihad, kehidupan sosial.
b.      Mengkhitabi ahli kitab yahudi dan nasiana mengajak masuk Islam dan menjelaskan perbuatan mereka yang telah menyimpang kitab Allah.
c.       Surat dan sebagian ayatnya panjang-panjang serta menjelaskan hokum dengan terang.

D.    Kegunaan Mempelajari Makkiyayah dan Madaniyyah
Diantara manfaat mempelajari maki dan madani adalah :
a.       Untuk dijadikan alat Bantu dalam menafsirkan Al-qur’an.
b.      Pedoman bagi langkah-langkah dakwah.
c.       Memberi informasi tentang sirah kenabian.