Jenis-Jenis Narkoba, Psikotropika dan Zat Adiktif Lainnya
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Latar belakang penulis membuat karya
tulis ini adalah untuk mengingatkan kita tentang narkoba yang sudah menyebar
dimana-mana.
B. Tujuan
Tujuan penulis adalah :
Ø Untuk memperkenalkan seluk beluk narkoba kepada kalangan remaja
dengan harapan mengenal dan mengetahui akibat yang dapat merugikan diri
sendiri.
Ø Mengajak para pemuda dan kalangan remaja untuk hidup sehat tanpa
narkoba.
Ø Agar Indonesia
bersih dari pengedaran narkoba.
Ø Supaya kita tidak terpengaruh oleh narkoba.
C. Ruang Lingkup
Dalam karya tulis ini penulis akan
membahas tentang narkoba dan macam-macam narkona di kehidupan sekarang.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Jenis-jenis Narkoba
Adapun berikut ini macam-macam jenis narkoba :
- Opium
Opium berasal dari tanaman bernama
Opium Poppy. Nama ilmiahnya Papaver Mesopotamia sejak tahun 3400 SM. Mereka
menyebut tanaman ii dengan nama Hul Gil yang artinya tumbuhan senang. Sejak saat
itu, getah opium telah dimanfaatkan sebagai peredam rasa sakit saat dilakukan
pembedahan. Caranya adalah dengan mengoleskan getah opium pada pisau yang
digunakan untuk membedah si pasien. Kemudian tanaman ini menyebar di daerah
pegunungan Cina, Laos, Kamboja, Myanmar, Thailand dan Vietnam.
- Morfin
Morfin berasal dari kata Morpheus
yaitu salah seorang dewa bangsa Yunani yang merupakan dewa pemimpin. Morfin
merupakan hasil olahan dari opium/candu mentah. Pertama kali morfin diisolasi
pada tahun 1804 oleh ahli farmasi Jerman Friedrich Wihelm Adam Serturner.
Awalnya morfin digunakan untuk mengurangi nyeri dan sebagai cara penyembuhan
dari ketagihan alkohol dan opium. Namun kemudian banyak orang yang
menyalahgunakannya untuk memperoleh efek kesenangan sesaat.
Morfin terdiri dari beberapa jenis,
yaitu bubuk atau serbuk, cairan berwarna putih, balakon (bentuk balok-balok
kecil dengan ukuran dan warna yang berbeda), dan tablet. Pemakaiannya dengan
disuntik, dicampur dengan rokok atau minuman dan juga dengan dihirup langsung.
- Heroin
Heroin berasal dari kata heroisch
yang berasal dari bahasa Jerman yaitu Hero. Heroin sama seperti morfin, heroin
juga merupakan hasil olahan dari opium/candu. Heroin murni berbentuk bubuk
sedangkan heroin tidak murni berwarna putih keabuan. Zat ini sangat mudah
menembus otak sehingga reaksinya dua kali lebih kuat dibanding morfin. Umumnya
heroin digunakan dengan cara disuntikkan, dibakar lalu diisap asapnya atau
dicampur dengan rokok. Heroin lebih mudah dilarutkan di dalam air sehingga lebih
mudah masuk ke dalam otak. Efek kecanduan dan toleransinya juga cepat.
- Putaw
Putaw merupakan narkotik opioid
sintetik atau designer drug. Putaw berbeda dengan heroin yang merupakan
narkotik jenis opioid. Heroin diproses dari getah opium yang terlebih dahulu
dijadikan morfin karena hanya merupakan obat sintesis. Harga putaw lebih murah
dibandingkan heroin dan morfin. Harganya terjangkau bagi kalangan menengah yang
tingkat pendapatannya rendah. Namun demikian, kekuatan bius putaw jauh melebihi
morfin, yaitu kurang lebih 100x lipat lebih kuat dan efek eophorianya kalah
kuat dibandingkan morfin dan heroin.
Ciri khas yang membedakan antara
pemakai putaw dan heorin/morfin adalah pada putaw si pemakai akan merasakan
gatal-gatal terutama pada kulit bagian muka dan hidung sedangkan pada pemakai
heorin/morfin tidak.
Putaw merupakan narkotika yang
berbentuk serbuk. Cara pemakaiannya antara lain dengan dimakan, dihisap
asapnya, disuntik langsung ke pembuluh vena, dan dicampur dengan rokok.
- Kokain
Kokain merupakan hasil olahan dari
tanaman belukar Erythoroxylon coca. Tanaman tersebut berasal dari Amerika
Selatan. Daunnya biasa di kunyah-kunyah oleh penduduk setempat untuk mendapat
efek stimulan. Pada awalnya kokain digunakan sebagai pembiusan lokal. Khususnya
untuk pembedahan mata, hidung dan tenggorokan. Namun saat ini penggunaannya
banyak disalah gunakan.
Kokain saat ini dikenal dua jenis,
yaitu bentuk asam (kokain hidroklorida) dan bentuk basa (free base). Kokain
asam berbentuk kristal putih. Rasanya sedikit pahit dan lebih mudah larut.
Sementara itu, kokain basa tidak berbau dan rasanya pahit. Kokain sering
disebut dengan nama koka, coke, happy dust, snow.
Pemakaiannya dilakukan dengan cara
dihirup. Caranya, setumpuk kokain dibagi menjadi beberapa bagian berbaris lurus
di atas permukaan kaca dan permukaan yang datar. Kemudian dihirup dengan
menggunakan penyedot atau gulungan kertas. Cara lain adalah dibakar bersama
tembakau yang sering disebut cocopuff. Menghirup kokain dapat menyebabkan luka
pada sekitar lubang hidung bagian dalam.
B. Jenis Narkotik
Narkotika adalah zat atau obat yang
berasal dari tanaman atau bahan tanaman baik berbentuk sintetis maupun bukan
sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran dan
hilangnya rasa, zat yang dapat menghilangkan rasa nyeri dan menyebabkan
ketergantungan.
Berdasarkan UU No. 22 tahun 1997
jenis narkoba dibagi menjadi 3 kelompok yaitu :
- Golongan I yaitu golongan initermasuk narkotik yang paling berbahaya karena daya aditiktifnya sangat tinggi, golongan ini berguna untuk penelitian dan ilmu pengetahuan yang termasuk adalah ganja, heroin, kokain, putaw dan opium.
- Golongan II yaitu golongan ini termasuk narkotik yang memiliki daya adiktif sangat tinggi tetap sangat bermanfaat untuk pengobatan dan penelitian yang termasuk narkotik golongan II yaitu betametodal, bemerdin, pestidin.
- Golongan III yaitu golongan ini memiliki daya adiktif yang ringan tetapi dapat bermanfaat untuk pengobatan dan penelitian serta untuk perkembangan ilmu pengetahuan yang termasuk narkotika golongan III yaitu asetihidrotema dan dihidrovademia.
- Ganja
Ganja merupakan jenis narkotik yang
berasal dari tanaman perdu yang daunnya menyerupai daun singkong.
1)
Ciri-ciri daun ganja
-
Daun bergerigi
-
Berbulu halus
-
Jumlah daun ganjil
-
Kalau diremas-remas
mengeluarkan bau yang khas
-
Ganja juga memiliki buah,
buahnya berwarna kecoklatan dan sebesar biji melinjo.
2)
Istilah dari ganja
Antara lain : cimeng, gelek, mariyuana.
Dari ganda kita dapat mengkonsumsi
yaitu, buah, batang dan daunnya, yang paling banyak dikonsumsi adalah daunnya.
Daunnya dapat diolah dalam 3 bentuk yaitu :
-
Daun ganja kering (ganja saja)
-
Daun ganja yang sudah dijadikan
balok (hasis)
-
Daun ganja yang sudah diproses
sedemikian rupa (carnabis)
3)
Cara Menggunakan Ganja
-
Diisap
-
Dicampur dengan tembakau
-
Dimakan
4)
Ciri Pengguna Ganja
Ciri-cirinya sebagai berikut :
-
Matanya merah seperti orang
yang kurang tidur.
-
Organ tubuhnya malas bergerak.
-
Rasa ngantuk yang amat sangat.
-
Nafsu makan yang berlipat
ganda.
5)
Akibat Memakai Ganja
Akibatnay sebagai berikut :
-
Denyut nadi bertambah cepat dan
tidak teratur.
-
Ada rasa takut
berlebihan tanpa ada sebab
-
Stres dan putus asa
-
Melemahnya daya pikir
-
Merusak organ-organ tubuh
- Opium/candu
Adalah bunga dengan bentuk yang
sangat indah dan dari pohon opium itulah
diambil getahnya untuk diolah yang dapat menghasilkan apa yang disebut dengan
candu. Opium banyak tumbuh di segitiga emas antara Burma/Myanmar, Kamboja, dan Thailand dan segitiga emas di daerah Asia Tengah
yaitu Afghanistan , Iran , Pakistan .
1)
Ciri-cici Tanaman Opium
-
Jenis tanaman perdu
-
Tinggi pohon siap dipetik
kira-kira 110 cm.
-
Buahnya berwarna hijau sebesar
buah jeruk nipis.
-
Daun berwarna hijau dengan
panjang 25 cm.
-
Getahnya berwarna putih dan
berubah menjadi warna bulat.
-
Merupakan tumbuhan musiman dan
dapat tumbuh di daerah bersuhu 20oC.
2)
Akibat Penggunaan Opium
-
Rasa mual sehingga ingin
muntah.
-
Pupik mata mengecil
-
Sering menguap karena perasaan
ngantuk
-
Nafas terasa berat dan melemah
-
Dapat timbul berbagai penyakit
kulit (bintik-bintik dan berwarna merah, kudis, dan lainnya).
C. Macam-macam Psikotropika
Menurut UU No. 5 Tahun 1997,
psikotropika adalah zat atau obat alami atau sintesis tapi bukan narkotik yang
berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh yang selektif pada susunan saraf pusat yang
menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku si pemakai.
Psikotropika digolongkan ada 2 yaitu:
alami dan sintesis. Alami adalah obat-obatan berasal dari alam, sintesis adalah
hasil dari olahan pabrik.
Berdasarkan UU No. 5 Tahun 1997 tentan psikotropika:
- Golongan I adalah dengan daya adiktif yang sangat kuat yang dipergunakan untuk ilmu pengetahuan, yang termasuk psikotropika golongan I yaituMDMA/Ekstasi, LSD, dan STP.
- Golongan II adalah psikotropika dengan daya adiktif kuat serta berguna untuk pengobatan dan ilmu pengetahuan yang termasuk psikotropika golongan II yaitu Amfetamin (sabu-sabu, metamfetamin, dan metakualon).
- Golongan III adalah psikotropika dengan daya adiktif sedang serta berguna untuk pengobatan dan ilmu pengetahuan yang termasuk psikotropika golongan III yaitu amorbatinal, guprenartiria, butalbitol.
- Golongan IV adalah psikotropika dengan daya adiktif ringan serta berguna untuk pengobatan dan ilmu pengetahuan yang termasuk psikotropika golongan IV yaitu nitrozepan, diazepan (nipan, megador, rohipnol, dan BK serta mordazepan).
Pengaruh psikotropika terhadap pemakai ada 3 yaitu :
a.
Depressansia
Adalah mengendorkan dana dan mengurangi kegiatan susunan
saraf pusat.
b.
Stimulasi
Berlawanan dengan depressansia yaitu untuk meningkatkan
keaktifan susunan saraf pusat.
c.
Halusinogen
Adalah menimbulkan khayalan yang sangat menyenangkan.
D. Macam-macam Zat Adiktif
Zat adiktif adaah zat atau bahan yang
berpengaruh adiktif bagi penggunanya. Adiktif berasal dari kata addict yang
berarti ketagihan, ketergantungan, kecanduan.
Yang termasuk zat adiktif sebagai berikut :
-
Kafein atau kopi
-
Nikotin pada rokok
-
Alkohol pada minuman keras
Macam-macam Zat Adiktif
1.
Inhalen
Adalah jenis narkoba yang dikonsumsi
dengan cara diisap atau dihidup. Benda yang termasuk dalam inhalen adalah lem
perekat, tiner, dan pengencer cat.
a)
Akibat Pengguna Inhalen, antara
lain :
-
Merusak pertumbuhan dan
perkembangan otak
-
Merusak saraf dan organ tubuh
lainnya
-
Menyebabkan rasa mual dan
muntah-muntah.
-
Menghilangkan kesadaran dan
ingatan.
-
Membuat otot kejang
-
Sakit saat buang air kecil
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Narkoba adalah obat-obatan yang
sangat berbahaya, narkoba terdiri dari beberapa macam. Narkoba juga membuat
kecanduan. Di dalam negara narkoba adalah perbuatan yang ditakuti dan dimusuhi.
B. Saran
Karya tulis ini memberikan pembaca
untuk mengetahui dan membuka wawasan pembaca mengenai narkoba. Semoga setelah
membaca karya tulis ini pembaca bisa mengerti dan tidak akan mendekati narkoba.
DAFTAR PUSTAKA
Sunarno, Drs. 2007. Narkoba Bahaya dan Upaya Pencegahannya.
Semarang : PT. Bengawan Ilmu.
Kabain, Achmad. 2010. Menyelamatkan Anak Dari Pengaruh Napza.
Semarang : PT. Bengawan Ilmu.
0 Response to "Jenis-Jenis Narkoba, Psikotropika dan Zat Adiktif Lainnya"
Posting Komentar