Senin, 18 Mei 2015

Sosiologi Sebagai Ilmu Tentang Masyarakat (Contoh Makalah)


SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU TENTANG MASYARAKAT


Sosiologi Sebagai Ilmu Tentang Masyarakat

Pengertian Sosiologi
Secara etimologi, sosiologi berasal dari kata socius dan logos, Socius bahasa latin artinya teman dan logos bahasa Yunani yang berarti kata, perkataan atau pembicaraan. Secara harfiah, sosiologi berarti berbicara mengenai masyarakat. Jadi sosiologi berarti ilmu yang mempelajari tentang masyarakat.

Ciri-ciri Utama Sosiologi
Sebagai ilmu sosial yang objeknya masyarakat, sosiologi mempunyai ciri-ciri utama sebagai berikut :
a.       Sosiologi bersifat empiris karena didasarkan pada pengamatan (observasi) terhadap kenyataan-kenyataan sosial dan hasilnya tidak bersifat spekulatif (memperkirakan) melainkan objektif.
b.      Sosiologi bersifat teoritis, artinya sosiologi selalu berbusaha untuk menyusun kesimpulan dari hasil-hasil observasi untuk menghasilkan teori keilmuan.
c.       Sosiologi bersifat kumulatif, artinya teori-teori dalam sosiologi dibentuk atas dasar teori-teori yang sudah ada sebelumnya. Kemudian diperbaiki, diperluas serta diperdalam.
d.      Sosiologi bersifat non etis, artinya sosiologi tidak mempersoalkan baik buruknya fakta, tetapi yang lebih penting adalah menjelaskan fakta tersebut secara analitis dan apa adanya.

Kegunaan Sosiologi
1.      Perencanaan sosial
2.      Penelitian
3.      Pembangunan
4.      Pemecahan masalah sosial

Masyarakat
Masyarakat adalah sekumpulan manusia yang menempati wilayah tertentu dan membina kehidupan bersama dalam berbagai aspek kehidupan dalam waktu yang cukup lama. Masyarakat merupakan organisasi manusia yang selalu berhubungan satu sama lain dan memiliki unsur-unsur pokok sebagai berikut :
a.       Orang-orang dalam jumlah relatif besar yang saling berinteraksi.
b.      Adanya kerjasama yang secara otomatis terjadi baik antar individu maupun antar kelompok.
c.       Berada dalam wilayah dengan batas-batas tertentu yang merupakan wadah tempat berlangsungnya tata kehidupan bersama.
d.      Berlangsung dalam waktu relatif lama dan memiliki norma sosial tertentu yang menjadi pedoman dalam sistem tata kelakuan dan hubungan warga masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya.