Kamis, 13 Agustus 2015

Pendekatan Keterampilan Proses (PKP)


PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES (PKP)
Pendekatan Keterampilan Proses (PKP)


a.       Rasional PKP
Beberapa alasan yang mendasari perlunya diterapkan pendekatan keterampilan proses.
1.      Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat.
2.      Anak didik mudah memahami konsep-konsep yang rumit dan abstrak.
3.      Anak didik perlu dididik, dilatih untuk berfikir secara aktif kreatif dan motifatif melalui latihan bertanya diskusi dan pengamatan.
4.      Pendekatan keterampilan proses memberikan keluesan dalam belajar dan perbedaan individu anak dapat dilayani dalam kegiatan belajar mengajar.

b.      Hal-hal yang harus diperhatikan dalam penerapan PKP
  1. Sebelum pelaksanaan PKP guru menyusun program sedemikian rupa.
  2. Perlunya pengorganisasian kelas dalam proses belajar mengajar.
  3. Memilih metoda dan media.
  4. Evaluasi yang dilakukan hendaknya mencakup evaluasi proses dan hasil belajar siswa secara komperhensif.

c.       Peran guru dalam penerapan PKP
  1. Guru membimbing dan mendidik siswa untuk lebih terampil dan mengemukakan pengalaman pendapat dan hasil temuannya.
  2. Guru menghidupkan suasana belajar yang kondusif sehingga siswa berpartisipasi aktif.
  3. Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang menantang.
  4. Guru harus memancing keterlibatan siswa dalam belajar.
  5. Guru harus memberikan semangat yang tinggi kepada siswa dalam mengajar.
  6. Guru melakukan komunikasi yang efektif dan memberikan informasi yang jelas, tepat dan tidak samar-samar.
  7. Guru mendorong siswa untuk dapat menyimpulkan suatu masalah peristiwa berdasarkan fakta konsep dan prinsip yang diketahui.

d.      Model-model mengajar dalam PKP
  1. Model mengajar, lihat, dan kerjakan (DELIKAN).
  2. Model mengajar pemecahan masalah (PEMAS).
  3. Model mengajar induktif.
  4. Model mengajar deduktif.
  5. Model mengajar induktif dan deduktif.