Minggu, 02 Agustus 2015

Permasalahan Pendidikan (Contoh Makalah)


PERMASALAHAN PENDIDIKAN
Permasalahan Pendidikan (Contoh Makalah)


1.      Masalah Pemerataan Pendidikan
Idealnya : pendidikan nasional dapat menyediakan kesempatan yang seluas-luasnya bagi seluruh warga negara Indonesia untuk memperoleh pendidikan.
Kenyataan (realitanya) : masih banyak warga negara khususnya warga usia sekolah tidak tertampung di lembaga pendidikan (sekolah) yang “ada” (sumber statistik pendidikan daerah atau nasional).
Permasalahannya ialah :
-          Bagaimana sistem pendidikan dikelola sehingga dapat menyediakan kesempatan yang seluas-luasnya bagi seluruh warga negara memperoleh pendidikan.
-          Peraturan perundang-undangan tentang wajib belajar tidak diikuti dengan sanksi bagi yang tidak mengikutinya karena sistim pendidikan itu sendiri belum memungkinkan untuk itu.

2.      Masalah Mutu Pendidikan
Mutu pendidikan umumnya dil;ihat dari hasil (output) pendidikan itu sendiri kriteria untuk hasil ini adalah kadar ketercapaian tujuan pendidikan itu sendiri. Kadar ketercapaian tujuan tersebut tergantung pada unit/lembaga yang menyelenggarakan pendidikan tersebut. Unit terkecil yang akan menentukan ialah guru.
Kadar ketercapaian tujuan sukar ditetapkan secara eksat (pasti) karena alat ukur keberhasilan seorangg anak di sekolah belum ada yang baku (standar). Oleh sebab itu permasalahan mutu pendidikan sukar diketahui dalam arti sesungguhnya.

3.      Permasalahan Efisien dan Efektivitas Pendidikan
a.       Efisiensi
Pendidikan dikatakan efisien (ideal) ialah bila penyelenggaraan pendidikan tersebut hemat waktu, tenaga dan biaya tetapi produktivitas (hasil) optimal. Kenyataannya efektivitas di lapangan (realita) tidak sesuai atau kurang memfungsikan tenaga tenaga yang ada, sementara waktu kurang dimanfaatkan sedemikian rupa sehingga banyak yang terbuang sia-sia.
b.      Efektivitas
Pendidikan dikatakan efektif (ideal) ialah bila hasil dicapai sesuai dengan rencana/program yang dibuat sebelumnya (tepat guna). Dikatakan kurang efektif bila komponen-komponen rencana tidak terlaksana dengan sempurna, misalnya tujuan tidak tercapainya semuanya, materi tidak disajikan semua, strategi belajar mengajar tidak tepat dan lain-lain.

4.      Masalah Relevansi Pendidikan
Pendidikan dikatakan relevan ialah bila sistem pendidikan dapat menghasilkan (output). Yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan. Pendidikan dikatakan kurang relevan bila tingkat kesusian tersebut tidak ada/kurang. Kadr permasalahan ditentukan tingkat kesesuaian tinggi maka pendidikan dikatakan relevan. Masalahnya akan besar bila tingkat kesesuaian tersebut rendah.

5.      Saling Kait Antar Masalah
Masalah yang diatas saling berkaitan. Pada suatu situasi/kondisi muncul secara serempak meskipun dalam bobot yang berbeda. Misalnya : negara ingin pendidikan itu merata, maka pada saat ini mutu terabaikan efisien akan bermasalah demikian pula relevansi pendidikan akan mengalami penurunan.