Upaya Pencegahan Penyimpangan Sosial



UPAYA PENCEGAHAN PENYIMPANGAN SOSIAL

Upaya Pencegahan Penyimpangan Sosial


A.    Upaya Pencegahan Penyimpangan Sosial
Salah satu upaya pencegahan penyimpangan sosial adalah dilakukan dengan kontrol sosial. Tujuan kontrol sosial adalah mengendalikan perilaku individu. Kontrol sosial dapat dilakukan dengan tindakan sebagai berikut.
1.      Kasih Sayang (Attachement)
Kasih sayang menjadi sumber utama kekuatan yang muncul dari hasil sosialisasinya di dalam keluarga.
2.      Tanggung Jawab (Commitment)
Tanggung jawab yang kuat pada aturan dapat memberikan kerangka kesadaran tentang masa depan.
3.      Keterlibatan atau Partisipasi (Involvement)
Dengan munculnya kesadaran mengakibatkan individu terdorong berperilaku partisipatif dan terlibat di dalam ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan masyarakat.
4.      Kepercayaan (Believe)
Kepercayaan terhadap norma-norma dan aturan sosial dalam masyarakat yang telah tertanam kuat pada diri seseorang berarti kepatuhan masyarakat terhadap peraturan itu akan makin kuat juga.

Kontrol sosial memiliki tiga jenis sanksi, yaitu bersifat fisik, psikologis, dan ekonomis.
  1. Sanksi Fisik
Sanksi fisik merupakan sanksi yang mengakibatkan penderitaan fisik pada mereka yang terkena sanksi. Misalnya dipenjara, dicambuk dan diikat.
  1. Sanksi Psikologis
Pada sanksi psikologis, beban penderitaan yang dikenakan kepada pelaku penyimpangan bersifat kejiwaan dan mengenai perasaan. Misalnya dicopot tanda kepangkatan dalam suatu upacara. 

  1. Sanksi Ekonomi
Sanksi ekonomi memberikan beban penderitaan kepada pelaku penyimpangan berupa pengurangan kekayaan, dan penyitaan harta kekayaan.

B.     Sikap terhadap Pelaku Penyimpangan Sosial
Hal-hal yang bisa dilakukan menghadapi perilaku dan pelaku penyimpangan sosial antara lain sebagai berikut :
1.      Mencari kegiatan yang positif baik itu kegiatan seni, olahraga, sosial maupun keagamaan.
2.      Mempelajari dan meningkatkan pengetahuan agama sesuai keyakinan yang dianutnya.
3.      Orang tua harus selalu memberikan perhatian terhadap anak-anaknya.
4.      Pemerintah hendaknya memberikan sanksi tegas terhadap pelaku perilaku menyimpang, seperti pemerkosa, pemakai obat-obatan terlarang, dan pengedar obat-obatan terlarang.
5.      Memusnahkan setiap aksi kejahatan, penyelundupan narkotika dan obat-obatan terlarang tersebut.
6.      Tidak mengucilkan mantan pelaku penyimpangan sosial.
7.      Mengadakan kampanye atau penyuluhan tentang pentingnya menghindari perilaku menyimpang.

Rasa Simpati
Rasa simpati yang diberikan atau ditunjukkan masyarakat yang bersimpati terhadap pelaku atau perilaku penyimpangan sosial, antara lain :
a.          Mengadakan kegiatan seminar atau penyuluhan akan bahaya penyimpangan.
b.         Mendirikan pusat-pusat rehabilitasi atau pengobatan bagi pelaku penyimpangan.
c.          Mengimbau masyarakat untuk tidak mengucilkan para pelaku penyimpangan.
Sikap dan rasa simpati sangat jarang diberikan kepada orang yang telah melaukan perbuatan menyimpang. Padahal perasaan dan sikap simpati yang  diberikan dapat mengurangi beban atau dapat menjauhkan mereka dari perbuatan menyimpang selanjutnya.
Perasaan simpati dapat terjadi secara tiba-tiba ataupun perlahan. Apabila dalam diri seseorang terdapat saling pengertian, sikap atau perasaan  simpati itu akan muncul.
Simpati adalah suatu proses keterkaitan seseorang kepada orang lain sehingga menimbulkan dorongan untuk memenuhi dan ikut merasakan yang dialami, dilakukan, atau diderita orang lain tersebut.
Perasaan dan sikap simpati dapat dan patut diberikan kepada para pelaku penyimpangan sikap dan perasaan tersebut dapat menimbulkan hal-hal sebagai berikut :
  1. Dorongan yang kuat bagi para pelaku penyimpangan untuk menerima nasihat, masukan, maupun saran agar ia menjauhkan diri dari perilaku menyimpang.
  2. Dapat mendorong pelaku penyimpangan untuk sadar dan kembali kepada perilaku yang sesuai dengan nilai dan norma sosial.
  3. Sikap terbuka dari pelaku penyimpangan untuk menerima orang lain sebagai sahabat yang akan memudahkan orang lain tersebut memberikan saran dan nasihat tentang akibat perilaku menyimpang.

0 Response to "Upaya Pencegahan Penyimpangan Sosial"

Poskan Komentar