Rabu, 06 Mei 2015

Tantangan Menjadi Peluang (Syarat Manusia Unggul)


BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Pada saat ini kewirausahaan perlu ditingkatkan agar bisa berkembang sekaligus dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Seharusnya kewirausahaan merupakan sikap hidup. Yakni selalu ingin berpikiran maju. Ironis memang Indonesia yang memiliki penduduk lebih dari 230 juta jiwa, yang merupakan 70 persen pada usia dibawah 50 tahun atau pada usia produktif. Seharusnya pada usia tersebut dapat mengembangkan potensi yang dimiliki untuk menciptakan suatu inovasi yang nantinya bisa menciptakan suatu usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain.
Bayangkan jika 70 persen dari penduduk Indonesia berada pada usia produktif mencari pekerjaan, sedangkan lapangan pekerjaan / lowongan kerja hanya tersedia untuk segelintir orang saja. Berapa banyak dari mereka yang akan menjadi pengangguran. Oleh sebab itu perlunya mempelajari tentang kewirausahaan di berbagai lembaga pendidikan formal maupun tidak formal, agar bisa melahirkan manusia yang berbeda dengan manusia pada umumnya yang memiliki semangat untuk maju.

1.2  Rumusan Masalah
1.2.1        Pengaruh entrepreneur.
1.2.2        Menghasilkan manusia unggul.

1.3  Tujuan Penulisan
1.3.1        Memahami lebih jauh tentang entrepreneur.
1.3.2        Untuk memenuhi tugas kewirausahaan dengan dosen Sri Anggreiny, SE.


1.4  Metode Penulisan
1.4.1        Penulisan bersumber dari artikel yang diberikan.
1.4.2        Penulisan bersumber dari sumber lainnya yang ada kaitan dengan makalah yang dibuat.

1.5  Sistematika Penulisan
1.5.1        Bagian Awal, meliputi :
1.      Halaman Judul
2.      Halaman Kata Pengantar
1.5.2        Bagian Tengah, berisi :
BAB I     Pendahuluan, berisi :
1.1  Latar Belakang Masalah
1.2  Permasalahan / Rumusan Masalah
1.3  Tujuan Penulisan
1.4  Metode Penulisan
1.5  Sistematika Penulisan
BAB II    Pembahasan Isi
BAB III  Penutup, berisi
3.1 Simpulan
3.2 Saran
1.5.3        Bagian Akhir
Daftar Kepustakaan

BAB II
PEMBAHASAN

Pembahasan Masalah
Entrepreneur / kewirausahaan merupakan ide atau gambaran berdasarkan kemauan dan kemampuan untuk membuat suatu usaha dari yang tidak ada menjadi ada dengan melihat potensi.
Kewirausahaan (Entrepreneur) adalah proses mengidentifikasi, mengembangkan, dan membawa visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Hasil akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi risiko atau ketidakpastian.
Ada beberapa istilah kewirausahaan menurut para ahli :
·         Richard Cantillon (1975)
Kewirausahaan adalah orang-orang yang menghadapi resiko berbeda, yang bersedia menyediakan modal.
·         Blaundle (1797)
Kewirausahaan adalah orang yang menghadapi resiko, rencana, pengawasan organisasi.
·         Albert Shapero (1975)
Kewirausahaan merupakan pengambilan inisiatif organisasi dalam suatu mekanisme sosial dalam ekonomi dalam menghadapi resiko kegagalan.
·         Josept Schumpeter (1934)
Kewirausahaan adalah melakukan suatu hal yang baru dalam menciptakan produk kualitas baru. Metode produksi dan sumber pasokan.
·         Hisrich (2008)
Kewirausahaan merupakan proses penciptaan suatu yang baru dalam menggunakan waktu dalam rangka menanggung resiko keuangan, fisik, serta resiko sosial yang mengiringi.


·         Winnakers (1999)
Kewirausahaan merupakan kemampuan seseorang individu yang berasal dari diri mereka sendiri maupun tim.
·         Inpres No. 4 tahun 1995
Kewirausahaan merupakan semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengatakan pada upaya mencari, menciptakan, menerapkan, cara kerja, teknologi, produk baru dengan efisiensi pembiayaan, pelayanan dan yang lainnya.

Wirausaha adalah nilai, sikap, perilaku, cara pikir. Seseorang wirausaha adalah pemberani karena memiliki mimpi untuk mengubah dunia. Seorang wirausaha harus berani mengambil risiko. Wirausaha adalah orang yang berani menghitung risiko bukan mengambil risiko tanpa sebuah perhitungan. Wirausaha adalah orang-orang yang mengubah sesuatu menjadi lebih berharga, lebih bermanfaat, lebih menghasilkan. Oleh karena itu orang-orang ini lebih tepatnya orang pemimpi yang pada hakikatnya berani.
Sebuah negara tidak mungkin mencapai kemajuan tanpa didukung sejumlah entrepreneur. Merekalah yang meng-create sesuatu menjadi bernilai tambah dan merekalah ketika terjadi krisis mampu bertahan untuk tidak mengurangi pekerjaan-pekerjaannya.
Setidaknya entrepreneur dikenal sebagai sosok manusia pemberani, pemimpi, mandiri, tidak tergantung, tidak ikut dalam barisan panjang mencari pekerjaan, tapi melakukan problem solving untuk meng-creat lapangan pekerjaan.
Entrepreneur harus bisa melakukan inovasi. Karena inovasi sangat diperlukan jika hasil usaha masuk ke dalam pasar dan menjadi sesuatu yang bernilai bagi manusia. Entrepreneur tidak dapat berdiri sendiri, dia membutuhkan orang-orang yang membawa inovasinya dijadikan sebuah technopreneur. Diperlukan knoledge management skill, leadership, untuk menunjang efisiensi kerjanya.
Seseorang yang menjual sebuah mimpi bagi generasi-generasi untuk mengubah cara pandang dalam melihat dunia ini salah satu pengaruh dari entrepreneur.
Seorang pemimpi memerlukan ruang, feedom, dalam menggali nilai-nilai. Seorang wirausaha adalah seorang yang tidak pernah mengeluh karena ia selalu bangkit meskipun sering mengalami kegagalan.
Sejatinya pengusaha lahir sebagai sosok yang selalu memabwa perubahan bagi bangsa ini. Bangsa yang maju selalu berpikir bagaimana melahirkan banyak usahawan yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi di negara ini. Di Indonesia saat ini rasio pengusaha dibandingkan dengan jumlah penduduk yang ada masih sedikit sekali. Setidaknya sebuah negara yang maju minimal memiliki 2% wirausahawan (entrepreneur).
Wirausaha tidak selalu identik dengan berbisnis. Tapi seharusnya sikap hidup, yakni selalu ingin meningkatkan nilai tambah dan selalu ingin berpikiran lebih maju.
Peran wirausaha dalam perekonomian nasional adalah sebagai       berikut :
·         Menciptakan lapangan kerja.
·         Mendorong pertumbuhan ekonomi.
·         Meningkatkan produktifitas.
·         Mendorong inovasi produk baru
Dalam menjalankan suatu usaha (wirausaha) seorang pelaku usaha harus memiliki :
·         Skill (kemampuan)
·         Tekad (kemauan)
·         Modal
·         Target dan tujuan
Eorang wirausahawan adalah seorang yang memiliki pandangan terdepan, cemerlang, juga seorang yang kreatif, ulet juga pantang menyerah, sekaligus seorang yang sosialis.

BAB III
PENUTUP

3.1  Simpulan
·         Seorang wirausaha adalah seorang yang tidak pernah mengeluh karena selalu bangkit meski sering mengalami kegagalan.
·         Tidak ada orang yang sukses tanpa dimulai dari mimpi. Karena mimpi bagian dari kreatifitas manusia yang tanpa batas.
·         Wirausaha dapat menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat. Hal tersebut dapat meningkatkan produk domestik bruto (PDB) di suatu negara. PDB yang meningkat akan memicu pertumbuhan ekonomi suatu negara.

3.2  Saran-saran
·         Pemerintah perlu memperhatikan pertumbuhan enterpreneur dengan meningkatnya entrepreneur tidak menutup kemungkinan untuk pertumbuhan ekonomi agr bangsa Indonesia hidup lebih layak lagi.
·         Semoga dengan membaca makalah ini dapat memberikan manfaat atau informasi yang diperlukan.