Peranan Manusia Dalam Pembangunan


Peranan Manusia Dalam Pembangunan

Peranan Manusia Dalam Pembangunan


Pemikir pembangunan membahas tentang unsur yang paling menentukan berhasilnya pembangunan muncul pendapat yang bervariasi, ada yang menyatakan harus tersedianya sumber daya alam yang cukup, namun kenyataan menunjukkan negara yang tidak memiliki sumber daya alam yang cukup tetap mengalami kemajuan, disisi lain timbul anggapan bahwa yang paling dominan menentukan adalah peranan modal yang cukup dalam pembangunan. Namun kenyataan ini juga tidak mampu mencapai hasil pembangunan yang diharapkan.

Ada jarak penantian yang cukup panjang antara dimulainya proses usaha dengan tercapainya hasil. Namun demikian juga dititik secara seksama. Tidaklah dapat dipungkiri bahwa andil yang diberikan oleh pendidikan pada pembangunan sungguh-sungguh sangat besar. Jika pendidikan dipandang sebagai sistem mikro maka pendidikan merupakan sebuah komponen atau bagian dari pembangunan.

Setiap pembangunan yang diaktualisasikan melalui pendidikan selalu berurusan dengan manusia. Karena manusia yang dapat dididik dan membangun. Immanuel Kant menyatakan “bayi bisa jadi manusia jika berada di tengah-tengah manusia”. Oleh karena itu pembangunan harus diarahkan pada pembangunan manusianya sebagai satu-satunya makhluk dibumi ini yang dikarunia potensi untuk menyempurnakan diri walaupun tidak akan pernah tercapai.

Dr. Emil Salim (1987) menyatakan bahwa pembangunan harus didasarkan atas prinsip moral dan memuat pokok-pokok sebagai berikut :

  1. Pembangunan adalah ibadah kepada Allah SWT, sehingga perkembangan setiap penglihatan dan perilaku harus bersumber pada pengabdian diri kepada Allah SWT.
  2. Pembangunan memuat kegiatan mengejar kemajuan lahiriah seperti sandang pangan, pemenuhan kebutuhan dan lain-lain seperti pendidikan kebebasan, keahlian.
  3. Dalam melaksanakan pembangunan manusia memiliki tanggung jawab selaku pengelola dimuka bumi, sehingga pembuatannya dapat diperhitungkan.
  4. Pembangunan tertuju pada pembentukan manusia Indonesia seutuhnya yang memuat ciri keselarasan hubungan antara manusia dengan masyarakat lingkungannya.
  5. Pembangunan adalah pembebasan dari berbagai hambatan perbuatan manusia seperti kemiskinan, ketidaktahuan, ketidak adilan, ketidak bebasan dan ketimpangan sosial agar tercapai kualitas dan martabat manusia setinggi-tingginya.

0 Response to "Peranan Manusia Dalam Pembangunan"

Poskan Komentar