Peranan Pendidikan Dalam Pembangunan Nasional


PERANAN PENDIDIKAN DALAM PEMBANGUNAN NASIONAL

Peranan Pendidikan Dalam Pembangunan Nasional


1.      Peranan pendidikan dalam pembangunan perubahan masyarakat pada umumnya
1)      Segi Sasaran Pendidikan
Pendidikan adalah usaha sadar yang ditujukan kepada peserta didik agar menjadi manusia yang berkepribadian kuat dan utuh serta bermoral tinggi.

2)      Segi Lingkungan Pendidikan
a.       Lingkungan Keluarga
Didalam lingkungan keluarga anak dilatih berbagai kebiasaan yang baik (habit formation) tentang hal-hal yang berhubungan dengan kecekatan, kesopanan, dan moral.
b.      Lingkungan Sekolah
Di lingkungan sekolah (pendidikan formal), peserta didik dibimbing untuk memperluas bekal yang telah diperoleh dari kalangan kerja keluarganya berupa pengetahuan, keterampilan, dan sikap.
c.       Lingkungan Masyarakat
Di lingkungan masyarakat (pendidikan non formal), peserta didik memperoleh bekal praktis untuk berbagai jenis pekerjaan, khususnya mereka yang tidak sempat melanjutkan proses belajarnya melalui jalur formal.

3)      Segi Jenjang Pendidikan
Jenjang Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah (SM) dan Pendidikan Tinggi (PT) memberikan bekal kepada para peserta didik secara berkesinambungan. Pendidikan dasar merupakan basic education yang memberikan bekal dasar bagi pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Artinya pendidikan tinggi berkualitas, jika pendidikan menengahnya berkualitas, dan pendidikan menengah berkualitas jika pendidikan dasar berkualitas.
Dengan demikian basic education pada pendidikan dasar juga diartikan bahwa pendidikan dasar memberikan bekal dasar kepada warga negara yang tidak sempat melanjutkan pendidikan untuk dapat melibatkan diri ke dalam gerak pembangunan.

4)      Segi Pembidangan Kerja atau Sektor Kehidupan
Pembidangan kerja menurut sektor kehidupan meliputi antara lain bidang ekonomi, hukum, sosial politik, keuangan, dan komunikasi, pertanian, pertambangan, pertahanan, dan lain-lain.
Pembinaan dan pengembangan bidang-bidang tersebut hanya mungkin dikerjakan jika diisi oleh orang-orang yang memiliki kemampuan seperti yang dibutuhkan orang-orang dimaksud hanya bersedia jika pendidikan berbuat untuk itu.

2.      Peranan Pendidikan Dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia
Pemberdayaan sumber daya manusia termasuk tenaga kerja, baik sebagai sasaran pembangunan maupun sebagai pelaku pembangunan. Dengan demikian, pembangunan ketenagakerjaan merupakan salah satu aspek pendukung keberhasilan pembangunan nasional. Disisi lain, terdapat beberapa masalah yang dihadapi dalam pelaksanaan pembangunan nasional tersebut, khususnya dibidang ketenaga kerjaan, sehingga diperlukan kebijakan dan upaya dalam mengatasinya.
Manusia dan pembangunan merupakan kekuatan utama sekaligus tujuan dari pembangunan itu sendiri.
Peran pendidikan dalam pembangunan SDM diantaranya :
a.       Mencerdaskan kehidupan bangsa.
b.      Membangun manusia sebagai pelaksanaan transportasi.
c.       Membina manusia menjadi tenaga produktif.
d.      Membentuk kepribadian yang berorientasi kepada prestasi.
e.       Memperhitungkan dimensi sumber daya manusia dan pengembangan lapangan kerja.
f.       Merobah pola pikir masyarakat yang masih pada taraf rendah.
Sehubungan dengan hal tersebut di atas pengembangan SDM di Indonesia dilakukan melalui tiga jalur utama :
1)      Pendidikan
2)      Pelatihan
3)      Pengembangan karir di tempat kerja.

Jalur pendidikan merupakan tulang punggung pembanmgunan SDM yang dimulai dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi. Sementara itu, jalur pelatihan dan pengembangan karir ditempat kerja merupakan jalur suplemen dan komplemen terhadap pendidikan.
Arah pembangunan SDM di Indonesia ditujukan pada pengembangan kualitas SDM secara komprehensif meliputi aspek kepribadian dan sikap mental, penguasaan ilmu dan teknologi, serta profesionalisme yang semuanya dijiwai oleh nilai-niolai religius, sesuai dengan agamanya. Dalam rangka pengembangan SDM di Indonesia, banyak tantangan yang harus dihadapi. Tantangan pertama adalah jumlah penduduk yang besar, tantangan kedua luasnya wilayah Indonesia, tantangan ketiga adalah mobilitas penduduk yang arus besarnya justru lebh banyak ke Pulau Jawa dan ke kota-kota besar.
Tantangan seperti itu, memerlukan konsep, strategi dan kebijakan yang tepat agar pengembangan SDM di Indonesia dapat mencapai sasaran yang tepat secara efektif dan efisien. Hal ini dilakukan karena peningkatan kualitas SDM Indonesia tidak hanya untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing di dalam maupun diluar negeri, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan penghasilan bagi masyarakat.

3.      Peranan Pendidikan Dalam Pemeliharaan Lingkungan Hidup
Secara umum lingkungan adalah segala benda, kondisi, keadaan yang mempengaruhi kehidupan makhluk termasuk manusia.
Manusia sebagai khalifah Allah telah diberkati fasilitas yang lengkap dan ditugaskan secara kreatif dan dinamis mengerahkan kemampuannya untuk memahami realitas alam untuk memanfaatkan dan didayagunakan demi kesejahteraan manusia.
Peran pendidikan dalam pembangunan lingkungan hidup sebagai berikut :
a.       Memberi arahan pada manusia bahwa memelihara, mengelola dan melestarikan lingkungan hidup adalah suatu keharusan.
b.      Memberikan bimbingan, bahwa pengendalian alam harus bersifat rasional dan tidak merusak tata lingkungan hidup manusia.
c.       Supaya pembangunan yang dilaksanakan dapat menjaga keseimbangan dan pembinaan ekosistem.
d.      Untuk mengelola SDA masyarakat dapat memberikan manfaat bagi manusia.
e.       Membudayakan pola hidup yang serasi dengan ekosistemnya.

0 Response to "Peranan Pendidikan Dalam Pembangunan Nasional"

Poskan Komentar