Selasa, 11 Agustus 2015

Makalah Tentang Prinsip-Prinsip Belajar


PRINSIP-PRINSIP BELAJAR
Makalah Tentang Prinsip-Prinsip Belajar



a.       Prinsip Siswa Aktif
Belajar adalah membimbing kegiatan belajar siswa sehingga ia mau belajar. Dengan demikian aktifitas murid sangat diperlukan dalam belajar mengajar sehingga siswalah yang banyak aktif sebab siswa sebagai subjek didik adalah merencanakan, dan ia sendiri yang melaksanakan.

b.      Prinsip Motifasi
1.      Individu bukan hanya didorong oleh kebutuhan untuk memenuhi kebutuhan biologis, sosial dan ekonomi, tetapi disamping itu ia dapat diberi dorongan untuk mencapai sesuatu yang lebih ia miliki saat ini.
2.      Pengetahuan tentang kemajuan yang dicapai dalam memenuhi tujuan dan mendorong terjadinya peningkatan usaha.
3.      Dorongan yang mengatur perilaku tidak selalu jelas bagi siswa.
4.      Motifasi dipengaruhi oleh unsur-unsur keperibadian seperti rasa rendah diri atau keyakinan diri.
5.      Rasa aman dan keberhasilan dalam mencapai tujuan cenderung meningkatklan motifasi belajar.
6.      Motifasi bertambah bila siswa memiliki alasan untuk percaya bahwa sebagian besar dari kebutuhan yang dapat dipenuhi.
7.      Kajian dan pengetahuan guru, orang tua dan teman sebaya berpengaruh terhadap motifasi dan perilaku.
8.      Interaksi dan hadiah material kadang-kadang berguna dalam stimulasi kelas.
9.      Kompetisi dalam insentif bisa efektif dalam memberi motifasi tapi bila kesempatan untuk memang begitu kecil.
10.  Sikap yang baik untuk belajar dapat dicapai oleh kebanyakan individu dalam suasana belajar yang memuaskan.
11.  Proses belajar dan kegiatan yang dikaitkan kepada minat siswa saat itu dapat mempertinggi motifasi.

c.       Prinsip perbedaan individu, ada beberapa hal :
  1. Siswa harus dapat dibantu untuk memahami kekuatan dan kelemahan dirinya dan selanjutnya mendapatkan perlakuan dan pelayanan kegiatan.
  2. Siswa perlu mengenal potensi.
  3. Siswa membutuhakn variasi tugas, bahan dan metoda yang sesuai dengan tujuan minat dan latar belakangnya.
  4. Siswa cenderung memilih pengalaman belajar yang sesuai dengan pengalaman masa lammpau yang bermakna.
  5. Kesempatan yang tersedia untuk belajar dapat diperkuat bila individu tidak merasa terancam lingkungannya.
  6. Siswa yang didorong untuk mengembangkan kekuatannya akan mau belajar lebih giat dan sungguh-sungguh.

d.      Prinsip Kesiapan
Berdasarkan prinsip kesiapan dapat dikemukakan hal-hal sebagai berikut :
  1. Seseorang individu akan dapat belajar dengan sebaik-baiknya bola tugas yang diberikan kepadanya erat hubungan dengan kemampuan minat dan latar belakangnya.
  2. Kesiapan untuk belajar harus dikaji bahkan diduga.
  3. Jika seseorang individu kurang memiliki kesiapan suatu tugas kemudian tugas itu ditunda sampai dapat dikembangkan kesiapan itu.
  4. Kesiapan untuk belajar mencerminkan jensi dan taraf kesiapan.
  5. Bahan-bahan kegiatan dan tugas seyogyanya divariasikan sesuai dengan faktor kesiapan kognitif, afektif, dan psikomotor dari berbagai individu.

e.       Prinsip Persepsi
Adalah interprestasi tentang situasi yang hidup. Setiap individu melihat dunia dengan caranya sendiri yang berbeda dari yang lain.

f.       Prinsip tujuan
Tujuan ialah sasaran khusus yang hendak dicapai oleh seseorang.

g.      Prinsip transfer dan retensi prinsip belajar kognitif
Sesuatu yang dipelajari dalam suatu situasi pada akhirnya akan digunakan dalam situasi yang lain. Proses tersebut dikenal sebagai proses transfer.
Retensi : kemampuan seseorang untuk menggunakan lagi hasil belajar.

h.      Prinsip belajar efektif
Prinsip belajar efektif seseorang menentukan bagaimana ia menghubungkan dirinya dengan pengalaman baru mencakup nilai emosi dorongan minat dan sikap.

i.        Prinsip belajar psikomotor
Proses belajar psikomotor individu menentukan bagaimana ia mampu mengendalikan aktifitas ragawinya.

j.        Prinsip evaluasi
Pelaksanaan latihan evaluasi memungkinkan bagi individu untuk menguji kemajuan dalam mencapai tujuan.