Sabtu, 08 Agustus 2015

Pengertian Belajar dan Pembelajaran Menurut Beberapa Teori


PENGERTIAN BELAJAR DAN PEMBELAJARAN MENURUT BEBERAPA TEORI

Pengertian Belajar dan Pembelajaran Menurut Beberapa Teori


Teori belajar adalah teori yang prakmatis dan ekletif, teori dengan sifat yang demikian ini hampir dipastikan tidak pernah mempunyai sifat ekstrim, tidak ada teori belajar secara ekstrim khusus menekankan kepada aspek, siswa, guru dan kurikulum saja.
a.       Behavioristik / Tingkah Laku
Beberapa teori belajar dari behavioristik dikemukakan oleh beberapa pakar psikologi behavioristik yang dikenal dengan S-R Psikologis.
Mereka berpendapat bahwa tingkah laku manusia itu dikendalikan oleh ganjaran (reward) atau penguatan (reinforcement) dari lingkungan.
Jadi belajar menurut teori ini adalah perubahan dalam tingkah laku sebagai akibat dari interaksi antara stimulus dan respon atau lebih tepat perubahan yang dialami siswa dalam hal kemampuannya untuk bertingkah laku dengan cara baru sebagai hasil interaksi antara stimulus dan respon.

b.      Kognitif
Teori kognitif sebaliknya lebih mementingkan proses belajar dari pada hasil belajar itu sendiri. Menurut teori ini ilmu pengetahuan dibangun diri seseorang individu melalui proses interaksi yang berkesinambungan dengan lingkungan.

c.       Gestalt
Merupakan penemuan yang penting, oleh karena melahirkan gejala penghayatan berbeda dengan unsur-unsur yang membentuknya.

d.      Humanistik
Teori menekankan kepada pentingnya “isi” dari proses belajar. Dalam kenyataan teori ini lebih banyak bicara tentang pendidikan dan proses belajar dalam bentuk paling ideal.

e.       Sosial
Teori belajar sosial diawali dengan kepercayaan bahwa proses dan isu psikologi yang penting telah diabaikan atau hanya dipelajari sebagian saja oleh teori-teori lain.
Menurut teori ini hal yang penting adalah kemampuan individu untuk mengambil sari informasi dari tingkah laku orang lain.

f.       Konstruktivistik
Salah satu filsafat pengetahuan yang menekankan bahwa pengetahuan kita adalah konstruksi (bentukan) kita sendiri.

g.      Sibernetik
Menurut Siciati dan Prasetia Irawan (2001: 22)
Teori belajar sibernetik berkembang bersamaan ilmu informasi.
Kata Sibernetik sendiri dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (1997) adalah ilmu pengetahuan tentang komunikasi dan pengawasan yang khususnya berkenaan dengan studi bandingan atas sistem pengawasan otomatis (seperti sistem saraf dan otak).