Sabtu, 24 Oktober 2015

Beberapa Revolusi Penting Yang Berpengaruh Di Eropa Dan Dunia Termasuk Indonesia


Beberapa Revolusi Penting Yang Berpengaruh Di Eropa Dan Dunia Termasuk Indonesia

1.      Reformasi Gereja
Renaisans dan perkembangan ilmu pengetahuan membawa perubahan pola pikir masyarakat dimana orang atau masyarakat lebih kritis terhadap semua hal yang ada dalam kehidupan masyarakat termasuk apa yang diajarkan oleh gereja. Hal itulah tidak disukai oleh pihak gereja. Maka akibatnya beberapa ahli pikir. Ilmuwan dan seniman dipenjarakan oleh gereja dan ditambah lagi gaya hidup para biarawan yang dianggap telah menyimpang dari ajaran-ajaran kristus/agama kristen. Hal inilah yang menyebabkan munculnya gerakan reformasi.

Adapun peranan gereja tersebut adalah :
a.       Dalam bidang agama, karena gereja memegang peranan dalam kehidupan manusia, maka apabila ada yang tidak percaya/murtad, maka akan dihukum dengan eksomunikasi. Gereja pada masa Paus Leox mengeluarkan indulgensia (Surat Penghapusan Dosa).
b.      Dalam bidang kebudayaan, tokoh-tokoh agama atau para rohaniawan merupakan satu-satunya kelompok yang menopoli pengetahuan, sehingga gereja sebagai pusat pengetahuan.
c.       Dalam bidang ekonomi, para rohaniawan dan gereja menguasai tanah yang amat luas dan gereja juga memungut pajak yang tinggi terhadap rakyat.
d.      Dalam bidang politik, karena memegang kekuasaan terhadap kehidupan rakyat dan bangsawan sehinga gereja dapat melegitimasi kekuasaan, sehingga gereja mencampuri masalah-masalah politk terlalu jauh dan peran gereja sendiri.

Karena peranan-peranan tersebut di atas dianggap menyimpang dari ajaran agama kristen dan sebagai klimaksnya ketika gereja mengeluarkan indulgensi, maka pada tanggal 31 Oktober 1517 Martin Luther dari Jerman mengadakan reformasi dan memutuskan hubungan dengan gereja kepausan di Roma, maka akibatnya agama kristen pecah menjadi dua yaitu Katolik dan Protestan.

2.      Merkantilisme
Merkantilisme adalah aliran yang mengajarkan proteksi ekonomi negara dengan tujuan untuk melindungi perkembangan industri perdagangan dan melindungi kekayaan negara yang ada di masing-masing negara, sehingga nilai uang disamakan dengan emas maka masing-masing negara berusaha untuk mendapatkan logam mulia atau kekayaan yang sebanyak-banyaknya dan berusaha mendapatkan neraca perdagangan yang aktif untuk mencapai tujuan tersebut pemerintah harus turut serta dalam usaha perdagangan dengan jalan dan langkah-langkah :
a.       Memberikan hak-hak istimewa dan perlindungan yang bersifat monopoli.
b.      Mencari dan mengumpulkan logam mulia.
c.       Menjalin hubungan perdagangan dengan negara lain.
d.      Mempertinggi kegiatan industri.
e.       Mempertinggi pertambahan jumlah penduduk.
f.       Mengawasi perkembangan ekonomi.

3.      Revolusi Amerika
a.      Keadaan Amerika
Penduduk asli Amerika adalah suku Indian. Bangsa Eropa pertama datang ke Amerika adalah Bangsa Viking (Noer) dari Norwegia dan baru pada tahun 1492 Colombus mendarat di Amerika Selatan yang kemudian diikuti oleh bangsa-bangsa Eropa lainnya seperti Inggris, Prancis dan Belanda. Dengan melalui perang 7 tahun dengan Prancis akhirnya pada tahun 1763 Inggris penguasa tunggal di Amerika Utara dengan 13 daerah koloni.
b.      Koloni-Koloni Di Amerika Utara
Dalam waktu singkat daerah koloni berkembang dengan pesatnya, maka hal itu dimanfaatkan pemerintah Inggris untuk memenuhi kas negara yang habis dalam perang 7 tahun. Dengan menetapkan rakyat daerah koloni untuk membayar pajak, tetapi rakyat menolaknya dengan semboyan “no taxation without representation”.
c.       Sebab-Sebab Revolusi Amerika
1.      Timbulnya paham kebebasan dalam politik.
2.      Timbulnya paham kebebasan dalam perdagangan.
3.      Adanya pemungutan pajak tanpa perwakilan.
4.      Daerah Koloni Amerika Utara dianggap sebagai daerah jajahan Inggris.
5.      Adanya peristiwa The Boston  Te Party (1773).
d.      Jalannya Revolusi
Karena monopoli perdagangan Inggris di Amerika Utara gagal dan rakyat daerah koloni menolak pajak, maka pada tahun 1773 Inggris memasukkan teh dari India ke Amerika Utara sebanyak 4 kapal, tetapi teh tersebut ditenggelamkan, akibatnya Inggris marah dan menyerang Boston.
Dalam menghadapi hal tersebut ke-13 daerah koloni bersatu dibawah George Washington untuk melawan Inggris. Agar tujuan perang itu jelas, maka pada tanggal 4 Juli 1776 daerah koloni sepakat untuk memproklamirkan kemerdekaannya dengan “Declaration Of Independence”  dan pada tahun 1777 terbentuk USA.
Prancislah negara yang pertama mengakui kemerdekaan USA dan bahkan Prancis membantu perang kemerdekaan USA dengan mengirimkan Jendral Laffayete beserta pasukannya ke USA. Akhirnya ditahun 1783 Jendral Conwillis menyerah kepada George Washington dan Laffeyete dan Inggris mau menandatangani perjanjian Paris yang berisi Inggris mengakui kemerdekaan USA. USA diakui secara sah oleh negara-negara dunia dan Inggris mempertahankan Kanda sebagai wilayah kekuasaannya.