Kamis, 19 November 2015

Beberapa Latar Belakang Perlunya Bimbingan Konseling Dalam Dunia Pendidikan

Beberapa Latar Belakang Perlunya Bimbingan Konseling Dalam Dunia Pendidikan


1)      Latar Belakang Sosial Kultural
Sekolah sebagai lembaga pendidikan tidak dapat melepaskan diri dari situasi masyarakat, karena itu sekolah harus dapat membantu untuk menyiapkan diri siswa agar mampu menghadapi tantangan yang ada di masyarakat. Sehingga kegiatan bimbingan dan konseling sangat diperlukan sebagai sarana untuk memberikan pelayanan baik yang berhubungan dengan pengembangan diri siswa maupun untuk personil sekolah lainnya.
2)      Latar Belakang Pendidikan
Sebagai suatu lembaga yang besifat formal, sekolah mempunyai 3 bidang kegiatan :
a.       Bidang pengajaran dan kurikulum
Bertujuan memberikan pengetahuan, keterampilan dan sekaligus membentuk sikap-sikap yang diperlukan sebagai salah satu anggota masyarakat. Bidang ini menjadi tanggung jawab guru sepenuhnya.
b.      Bidang administrasi dan kepemimpinan
Menyangkut bagaimana mengefisienkan pelaksanaan administrasi yang mencakup perencanaan, organisasi, pembiayaan, pembagian tugas personalia, perlengkapan dan pengawasan. Bidang ini menjadi tanggung jawab kepala sekolah.
c.       Bidang pembinaan pribadi siswa
Memberikan pelayanan agar siswa memperoleh kesejahteraan lahir batin dalam proses pendidikan yang sedang ditempuhnya, sehingga siswa dapat mencapai tujuannya secara baik. Menjadi tanggung jawab guru pembimbing bersama guru di sekolah. 


3)      Latar Belakang Psikologis
Masalah psikologis siswa dapat berupa :
a.       Masalah Perkembangan Individu
Sekolah harus memperhatikan prinsip-prinsip perkembangan yaitu sebagai berikut :
-          Hasil proses belajar tergantung pada tingkat kematangan yang telah dicapai.
-          Tempo perkembangan berlangsung cepat pada tahun pertama.
-          Setiap individu memiliki tempo dengan irama perkembangan masing-masing.
-          Pembawaan dan lingkungan sama-sama berpengaruh.
-          Perkembangan dapat mengalami kemunduran dan dapat pula dipercepat.
-          Perkembangan menuju ke arah integrasi.
b.      Masalah Perbedaan Individu
Di sekolah individu siswa dibentuk oleh lingkungan guru dan materi pelajaran yang sama, akan tetapi hasilnya ada siswa yang cepat, lambat dan malas dalam belajar. Sehingga melalui kegiatan bimbingan perbedaan individu memungkinkan untuk diperhatikan.
c.       Masalah Penyesuaian Diri dan Kelainan Tingkah Laku
Kegiatan bimbingan dan konseling dapat melihat dan memahami kebutuhan individu sehingga terciptanya penyesuaian diri individu.
d.      Masalah Belajar
Kegiatan bimbingan dan konseling merupakan kehendak yang kelak dapat dipisahkan dari kegiatan proses belajar mengajar, karena itu kegiatan bimbingan dan konseling dapat menunjang proses belajar mengajar.